Assalamualaikum wr. wb
Holaa balik lagi yak sama
saya indah terus dan selalu indah hehe, disini saya akan me review film Omar. Sebenernya
kalau bukan karena tugas, kayanya saya tidak akan pernah nonton film Omar ini
deh, tetapi kan emang bener tuh kata orang bisa karna terbiasa, jadi yaa paksa
aja ntar juga bisa wkwkwk
Jadi sebelum saya
menontonnya, saya membaca di google tentang adanya film ini, tenyata film ini
menerima banyak pro dan kontra dari masyarakat. Sebuah drama televisi mengenai kehidupan pemimpin Muslim pada abad ke-7,
Khalifah Omar Ibn al-Khattab (juga dikenal sebagai Umar Bin Khatab di
Indonesia), menimbulkan perbedaan pendapat di wilayah Arab dengan menantang
keyakinan luas bahwa tokoh-tokoh Islam yang sentral tidak dapat digambarkan
oleh aktor. Sheikh HamadWael al Hanbari, cendekiawan Muslim ternama yang
tinggal di Istanbul, mengatakan ia khawatir reputasi para khalifah tersebut
dapat tercemar karena film ini.
Tetapi banyak juga masyarakat yang kagum dan sangat menyambut film Omar ini
dengan suka riang karena kita bisa mendapat wawasan pengetahuan yang luar biasa
dari film sejarah ini. Bukan saja keteladanan Rasulullah Saw yang dilaksanakan
para sahabat, kita dapat mengenal sahabat-sahabat yang terlibat. So, kita dapat
kenal sahabat Rasulullah Saw yang lain. Scene peperangan yang dilakukan dari
mulai perang Badar, perang Badar dan perang-perang lainnya, hingga puncaknya
menaklukkan Persia dan Romawi tentu mendebarkan dan sangat ditunggu saat
menonton film Omar ini.
FILM yang dibuat oleh MBC Group yang terdiri dari 31 Episode ini melakukan
shooting di 2 lokasi: Marroko dan Suriah. Dengan set yang dibuat mirip dengan
keadaan kota Mekkah di abad ke-7. Acara ini menarik pujian karena set dan
kostum yang sangat detil, serta efek visual dan adegan peperangan yang
melibatkan gajah-gajah dan ratusan pemain figuran.
Prestasi beliau
Selagi menjabat sebagai Khilafah (Penguasa, Pemimpin):
1. Pada sekitar tahun ke 17 Hijriah, tahun ke-empat kekhalifahannya, Umar mengeluarkan keputusan bahwa penanggalan Islam hendaknya mulai dihitung saat peristiwa hijrah
2. Pada tahun 637, setelah pengepungan yang lama terhadap Yerusalem, pasukan Islam akhirnya mengambil alih kota tersebut. Umar diberikan kunci untuk memasuki kota oleh pendeta Sophronius dan diundang untuk salat di dalam gereja (Church of the Holy Sepulchre). Umar memilih untuk salat ditempat lain agar tidak membahayakan gereja tersebut. 55 tahun kemudian, Masjid Umar didirikan ditempat ia salat.
3. Islam mengambil alih Mesopotamia dan sebagian Persia dari tangan dinasti Sassanid dari Persia (yang mengakhiri masa kekaisaran sassanid) serta mengambil alih Mesir, Palestina, Syria, Afrika Utara dan Armenia dari kekaisaran Romawi (Byzantium). Saat itu ada dua negara adi daya yaitu Persia dan Romawi. Namun keduanya telah ditaklukkan oleh kekhalifahan Islam dibawah pimpinan Umar.
4. Pada pertempuran Yarmuk, yang terjadi di dekat Damaskus pada tahun 636, 20 ribu pasukan Islam mengalahkan pasukan Romawi yang mencapai 70 ribu dan mengakhiri kekuasaan Romawi di Asia Kecil bagian selatan. Pasukan Islam lainnya dalam jumlah kecil mendapatkan kemenangan atas pasukan Persia dalam jumlah yang lebih besar pada pertempuran Qadisiyyah (th 636), di dekat sungai Eufrat.
5. Umar melakukan banyak reformasi secara administratif dan mengontrol dari dekat kebijakan publik, termasuk membangun sistem administrasi untuk daerah yang baru ditaklukkan. Ia juga memerintahkan diselenggarakannya sensus di seluruh wilayah kekuasaan Islam. Tahun 638, ia memerintahkan untuk memperluas dan merenovasi Masjidil Haram di Mekkah dan Masjid Nabawi di Medinah. Ia juga memulai proses kodifikasi hukum Islam.
Berikut ini Wasiat dari Umar bin Khattab Radhiallahu Anhu sebelum ia wafat:
1. Pada sekitar tahun ke 17 Hijriah, tahun ke-empat kekhalifahannya, Umar mengeluarkan keputusan bahwa penanggalan Islam hendaknya mulai dihitung saat peristiwa hijrah
2. Pada tahun 637, setelah pengepungan yang lama terhadap Yerusalem, pasukan Islam akhirnya mengambil alih kota tersebut. Umar diberikan kunci untuk memasuki kota oleh pendeta Sophronius dan diundang untuk salat di dalam gereja (Church of the Holy Sepulchre). Umar memilih untuk salat ditempat lain agar tidak membahayakan gereja tersebut. 55 tahun kemudian, Masjid Umar didirikan ditempat ia salat.
3. Islam mengambil alih Mesopotamia dan sebagian Persia dari tangan dinasti Sassanid dari Persia (yang mengakhiri masa kekaisaran sassanid) serta mengambil alih Mesir, Palestina, Syria, Afrika Utara dan Armenia dari kekaisaran Romawi (Byzantium). Saat itu ada dua negara adi daya yaitu Persia dan Romawi. Namun keduanya telah ditaklukkan oleh kekhalifahan Islam dibawah pimpinan Umar.
4. Pada pertempuran Yarmuk, yang terjadi di dekat Damaskus pada tahun 636, 20 ribu pasukan Islam mengalahkan pasukan Romawi yang mencapai 70 ribu dan mengakhiri kekuasaan Romawi di Asia Kecil bagian selatan. Pasukan Islam lainnya dalam jumlah kecil mendapatkan kemenangan atas pasukan Persia dalam jumlah yang lebih besar pada pertempuran Qadisiyyah (th 636), di dekat sungai Eufrat.
5. Umar melakukan banyak reformasi secara administratif dan mengontrol dari dekat kebijakan publik, termasuk membangun sistem administrasi untuk daerah yang baru ditaklukkan. Ia juga memerintahkan diselenggarakannya sensus di seluruh wilayah kekuasaan Islam. Tahun 638, ia memerintahkan untuk memperluas dan merenovasi Masjidil Haram di Mekkah dan Masjid Nabawi di Medinah. Ia juga memulai proses kodifikasi hukum Islam.
Berikut ini Wasiat dari Umar bin Khattab Radhiallahu Anhu sebelum ia wafat:
- Bila engkau menemukan cela pada seseorang dan engkau hendak mencacinya, maka cacilah dirimu. Karena celamu lebih banyak darinya.
- Bila engkau hendak memusuhi seseorang, maka musuhilah perutmu dahulu. Karena tidak ada musuh yang lebih berbahaya terhadapmu selain perut.
- Bila engkau hendak memuji seseorang, pujilah Allah. Karena tiada seorang manusia pun lebih banyak dalam memberi kepadamu dan lebih santun lembut kepadamu selain Allah.
- Jika engkau ingin meninggalkan sesuatu, maka tinggalkanlah kesenangan dunia. Sebab apabila engkau meninggalkannya, berarti engkau terpuji.
- Bila engkau bersiap-siap untuk sesuatu, maka bersiplah untuk mati. Karena jika engkau tidak bersiap untuk mati, engkau akan menderita, rugi ,dan penuh penyesalan.
- Bila engkau ingin menuntut sesuatu, maka tuntutlah akhirat. Karena engkau tidak akan memperolehnya kecuali dengan mencarinya
Pokonya film
ini mengajarkan kita menjadi pemimpin yang baik, benar dan bijaksana, kita
harus bisa berkata ya jika benar dan tidak jika salah, kita tidak boleh memihak
orang yang salah, jangan berbuat kejahatan karena semua pasti ada balasannya.
Sekian review
film Omar dari saya, semoga menambah wawasan bagi kalian yang mau nonton tapi
mager hehe
Salam syukses
dari saya!
Wassalamualaikum
wr. wb
Sumber:
https://www.kompasiana.com/wanistighfar/5529e84cf17e61c839d623ba/film-omar-ulasan-umar-bin-khattab-r-a
https://www.srialhidayati.com/2013/03/review-film-omar-umar-bin-khattab.html
https://www.voaindonesia.com/a/serial-tv-ramadan-timbulkan-debat-di-wilayah-arab/1486389.html





Komentar
Posting Komentar