Setelah melaksanakan magang selama 3 minggu mahasiswa Umar Usman di wajibkan membuat laporan magang. Serta mahasiswa Umar Usman di awal Maret ini di wajibkan mempresentasikan bisnis yang sudah dijalankan dan bisnis yang akan menjadi star mereka selama ini di Kampus Umar Usman.
Berikut juga bisnis yang dijalankan oleh mahasiswa Umar Usman lainya:
1. Ihsanul Fiqri
Bisnis: Telur Asin dan Salad buah
Kendala dalam bisnisnya kekurangan SDM untuk pemasaran telur asin. Untuk salad buanya awalnya ingin berhenti tetapi dilihat bagus dan mempunyai margin yang lumayan akhirnya akan di kembangkan lagi
2. Putri Ali
Bisnis: Lanting Maning
Kemasan yang perlu diperbaharui, terus menyeleksi lanting yang pas di UKM di Cilacap, dan terus melakukan test pasar dan perbanyak pemasaran di offline.
3. Lina Fitri Yuliani
Bisnis: Endog Lewo
Endog Lewo adalah salah satu cemilan khas yang di branding dengan kemasan yang lebih kekinian dan rasa-rasa yang bervariasi.
4. Mim Rizqi Aidi
Bisnis: Kuah Asinan
Bisnisnya unik dan belum banyak kompetitor, jika dikembangkan bisa menjadi bisnis yang berprospek untuk kedepanya. Kekurangan belum berani mematok harga tinggi
5. Muhammad Galih
Bisnis: Boncos
Boncos adalah singkatan dari Abon Cabe maknyos, yaitu abon pedas yang dikemas didalam botol kecil ukuran 100gr. Ide bisnisnya sudah bagus, tinggal di kembangkan lagi dibeberapa bagian.
6. Muttaqin
Bisnis: Kopi Nerek
Adalah kopi dari Aceh, untuk kekuranganya masih belum berani mematok harga. Perlu perbaikan pada kemasanya
7. Ridho Rizky Robbani
Bisnis: US Mandrink
Adala sejenis minuman thai tea yang di kemas dalam botolan. Awal bisnis Berpartner dengan temanya tetapi sekarang temanya keluar. Perlu berpaikan di Branding dan teknik selling
8. Rusdi yansyah
Bisnis: Hanna Cips
Yaitu cemilan pisang khas lampung. Dengan sistem menjualkan lagi dari produsen. Awal bisnis udah terjual lumayan tetapi menurun karena kurangnya repeat order. Dengan menitipkan di beberapa tempat. Untuk kekurangan tidak bisa re-brand sendiri
9. Ika Astria
Bisnis: Chochoday
Yaitu coklat variasi aneka rasa. Idenya bagus ini bisa dijadikan gift atau parsel. Untuk kekurangan belum adanya bukti transaksi dan pencatatan bisnis dan tidak adanya sampel dalam bentuk fisik sehingga sulit untuk diberi masukan. Kekurangan lainya produknya tidak bisa tahan lama.
10. Syifa
Bisnis: Durianku
Menjual durian kupas dan pancake durian, dengan sistem dropsip. Kedepanya ingin mempunyai stok sendiri tapi ada kendala di belum adanya media penyimpananya. Juga banyak yang dari luar daerah yang ingin menjadi reseller tetapi bingung pengantaranya karena tidak bisa tahan lama jika tidak disimpan dalam frezer.
Berikut juga bisnis yang dijalankan oleh mahasiswa Umar Usman lainya:
1. Ihsanul Fiqri
Bisnis: Telur Asin dan Salad buah
Kendala dalam bisnisnya kekurangan SDM untuk pemasaran telur asin. Untuk salad buanya awalnya ingin berhenti tetapi dilihat bagus dan mempunyai margin yang lumayan akhirnya akan di kembangkan lagi
2. Putri Ali
Bisnis: Lanting Maning
Kemasan yang perlu diperbaharui, terus menyeleksi lanting yang pas di UKM di Cilacap, dan terus melakukan test pasar dan perbanyak pemasaran di offline.
3. Lina Fitri Yuliani
Bisnis: Endog Lewo
Endog Lewo adalah salah satu cemilan khas yang di branding dengan kemasan yang lebih kekinian dan rasa-rasa yang bervariasi.
4. Mim Rizqi Aidi
Bisnis: Kuah Asinan
Bisnisnya unik dan belum banyak kompetitor, jika dikembangkan bisa menjadi bisnis yang berprospek untuk kedepanya. Kekurangan belum berani mematok harga tinggi
5. Muhammad Galih
Bisnis: Boncos
Boncos adalah singkatan dari Abon Cabe maknyos, yaitu abon pedas yang dikemas didalam botol kecil ukuran 100gr. Ide bisnisnya sudah bagus, tinggal di kembangkan lagi dibeberapa bagian.
6. Muttaqin
Bisnis: Kopi Nerek
Adalah kopi dari Aceh, untuk kekuranganya masih belum berani mematok harga. Perlu perbaikan pada kemasanya
7. Ridho Rizky Robbani
Bisnis: US Mandrink
Adala sejenis minuman thai tea yang di kemas dalam botolan. Awal bisnis Berpartner dengan temanya tetapi sekarang temanya keluar. Perlu berpaikan di Branding dan teknik selling
8. Rusdi yansyah
Bisnis: Hanna Cips
Yaitu cemilan pisang khas lampung. Dengan sistem menjualkan lagi dari produsen. Awal bisnis udah terjual lumayan tetapi menurun karena kurangnya repeat order. Dengan menitipkan di beberapa tempat. Untuk kekurangan tidak bisa re-brand sendiri
9. Ika Astria
Bisnis: Chochoday
Yaitu coklat variasi aneka rasa. Idenya bagus ini bisa dijadikan gift atau parsel. Untuk kekurangan belum adanya bukti transaksi dan pencatatan bisnis dan tidak adanya sampel dalam bentuk fisik sehingga sulit untuk diberi masukan. Kekurangan lainya produknya tidak bisa tahan lama.
10. Syifa
Bisnis: Durianku
Menjual durian kupas dan pancake durian, dengan sistem dropsip. Kedepanya ingin mempunyai stok sendiri tapi ada kendala di belum adanya media penyimpananya. Juga banyak yang dari luar daerah yang ingin menjadi reseller tetapi bingung pengantaranya karena tidak bisa tahan lama jika tidak disimpan dalam frezer.
Komentar
Posting Komentar